banner 728x90

Jika Nggak Gila, Mana Berani?

Jika Nggak Gila, Mana Berani?
Home Sental-Sentil Kalau Nggak Gila, Mana Berani? Senin, 14 Oktober 2019 — 6:06 WIB ORANG makin nekat, makin gila. Bayangkan saja orang penting dan punya jabatan tinggi, punya pengawal saja, jiwanya masih terancam. Wiranto, Menko Polhukam ditikam orang nekad dan super nekad. Sebenarnya peristiwa semacam ini sering terjadi di dunia, banyak pemimpin bangsa luka dan bahkan tewas karena diserang, bisa dari orang dalam atau dari luar. Misalnya,tiba-tiba saja dari barisan petugas yang seharusnya menjaga sang pemimpin malah menembak mati.
banner 728x90

Asyik Nih..Kantor Pemerintah di Jakarta Utara Sediakan Parkir Spesifik Sepeda

Asyik Nih..Kantor Pemerintah di Jakarta Utara Sediakan Parkir Spesifik Sepeda
Home Megapolitan Asyik Nih..Kantor Pemerintah di Jakarta Utara Sediakan Parkir Khusus Sepeda Senin, 14 Oktober 2019 — 6:14 WIB Kantor Kelurahan Koja, menyediakan parkir khusus sepeda. (deny) JAKARTA – Penggunaan sepeda terus dimasyarakatkan Pemkot Jakarta Utara. Bahkan, sebagai penunjang program ini, fasilitas parkir khusus sepeda pun disediakan di sejumlah kantor pemerintah kota baik kantor walikota, camat hingga lurah. Camat Pademangan, Mumu Mujtahid, mengatakan parkir khusus sepeda disediakan tepat di depan kantor kecamatan. Lengkap dengan cat penanda logo sepeda pada

Ajakan Nikah Ditolak, Pemuda Tembak Diri Sendiri di Depan Janda Pujaan

Ajakan Nikah Ditolak, Pemuda Tembak Diri Sendiri di Depan Janda Pujaan
Home Internasional Ajakan Nikah Ditolak, Pemuda Tembak Diri Sendiri di Depan Janda Pujaan Senin, 14 Oktober 2019 — 6:35 WIB INDIA – Cinta sepihak memang begitu menyakitkan. Tapi ya nggak perlu menjemput mau juga kali, karena siapa tahu bakal ada pengganti yang jauh lebih keren. Tapi Jitendra tak bisa berpikir begitu. Hatinya langsung terasa sakiiitt begitu ajakan menikahnya ditolak mentah-mentah wanita janda yang dicintinya mati-matian. Jadi Sabtu pagi itu, ia datang ke rumah sang pujaan. Ia langsung menuju dapur

Pengecap Tak Bertulang

Pengecap Tak Bertulang
Home Kopi Pagi Opini Lidah Tak Bertulang Senin, 14 Oktober 2019 — 6:43 WIB Oleh Harmoko ADA ungkapan mengatakan bahwa lidah yang tidak bertulang justru lebih tajam dari pedang. Mengapa? Karena banyak permusuhan terjadi, tidak sedikit karena hal sepele menjadi masalah besar, kawan menjadi lawan hanya karena “ucapan” yang dikeluarkan oleh “lidah yang tak bertulang” itu. Tidak heran banyak tokoh dunia, apakah itu negarawan atau dermawan, politisi atau akademisi, ulama dan pendeta kerap berpesan kepada kita agar senantiasa menjaga

Vaani Kapoor Memuji-Muji Ranbir Kapoor

Vaani Kapoor Memuji-Muji Ranbir Kapoor
Home Selebritis Vaani Kapoor Memuji-Muji Ranbir Kapoor Senin, 14 Oktober 2019 — 6:53 WIB Sumber: zeenews.india.com INDIA – Artis cantik Vaani Kapoor akan beradu akting dengan si tampan Ranbir Kapoor. Film bertajuk ‘Shamshera’ ini baru akan tayang pertengahan tahun depan. Zeenews melaporkan saat ini Vaani Kapoor masih terlibat dalam film ‘War’ yang dibintangi Hrithik Roshan dan Tiger Shroff. Dalam film yang meledak itu, perannya memang kecil saja. Setelah film itu, Vaani akan bermain dengan Ranbir Kapoor dalam ‘Shamshera’. Selain

Anak Yatim Jangan Dihardik Eh…yang Ini Malah “Digitik”

Anak Yatim Jangan Dihardik Eh…yang Ini Malah “Digitik”
Home Nah Ini Dia Anak Yatim Jangan Dihardik Eh…yang Ini Malah “Digitik” Senin, 14 Oktober 2019 — 7:07 WIB JIKA merujuk ke kitab suci, menghardik anak yatim itu dilarang keras. Guru agama Makmuri, 30, dari Serang (Banten) pasti tahu itu. Tapi yang terjadi, dia malah kelewat nekad. Salah satu muridnya yang masih 15 tahun, seorang anak yatim digitik (diperkosa). Keruan saja jadi urusan polisi dan terancam 11 tahun penjara. Menghardik anak yatim adalah perbuatan mendustakan agama. Maka menilep bantuan

Berpikir Jernih

Berpikir Jernih
Home Induk Opini Berpikir Jernih Senin, 14 Oktober 2019 — 7:15 WIB UU KPK sedang proses penandataanganan Presiden Jokowi. Sebulan pasca disepakati RUU KPK menjadi UU KPK oleh DPR, UU tersebut pada 16 Oktober 2019 secara otomatis berlaku. Rentang waktu tiga hari berlakunya UU KPK, pro dan kontra terhadap UU tersebut hingga kini terus bergulir. Satu pihak memprotes direvisinya UU KPK, sementara kelompok lain setuju dengan hasil revisi. Seiring dengan itu, desakan perlunya Presiden Jokowi mengeluarkan Peraturan Pengganti Undang-undang